Repository Universitas Andalas

PENJATUHAN PIDANA OLEH HAKIM PENGADILAN NEGERI PAINAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN DAMPAKNYA BAGI PERKAWINAN ANTARA KORBAN DAN PELAKU

Harmen, Lufti (2008) PENJATUHAN PIDANA OLEH HAKIM PENGADILAN NEGERI PAINAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN DAMPAKNYA BAGI PERKAWINAN ANTARA KORBAN DAN PELAKU. Other thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Preview
PDF (PENJATUHAN PIDANA OLEH HAKIM PENGADILAN NEGERI PAINAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN DAMPAKNYA BAGI PERKAWINAN ANTARA KORBAN DAN PELAKU) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (683Kb) | Preview

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan sosial pertama yang dikenal oleh manusia untuk mulai berinteraksi dengan orang lain. Sekalipun keluarga merupakan lembaga sosial yang ideal guna menumbuhkembangkan potensi yang ada pada setiap individu, dalam kenyataannya keluarga seringkali menjadi wadah bagi munculnya penyimpangan atau aktivitas ilegal yang menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan, yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga terhadap anggota keluarga lainnya dalam lingkup rumah tangga. Situasi inilah yang dinamakan dengan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Pada mulanya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga ini termasuk kedalam delik penganiayaan di dalam KUHP, kemudian dibuat pengaturan tersendiri secara lebih rinci dan mendalam didalam UU No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Dalam menjatuhkan sanksi pidana, hakim dituntut untuk menghukum pelaku berdasarkan tindak pidananya. Selain itu, hakim juga harus memperhatikan dampak bagi penjatuhan pidana tersebut bagi hubungan perkawinan antara korban dan pelaku. Karena putusan yang dijatuhkan hakim seringkali menjadi pertimbangan utama dari korban umtuk melanjutkan hubungan perkawinannya dengan si pelaku. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk meneliti tentang Penjatuhan Pidana Oleh Hakim Pengadilan Negeri Painan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan Dampaknya Bagi Perkawinan Antara Korban Dan Pelaku. Adapun permasalahan yang diangkat yaitu: a) Apa saja bentuk-bentuk sanksi pidana yang dijatuhkan hakim terhadap pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di pengadilan Negeri Painan, b) Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Pengadilan Negeri Painan, c) bagaimana dampak pemidanaan pada pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap hubungan perkawinan antara korban dan pelaku. Pendekatan masalah yang digunakan adalah yuridis sosiologis yaitu mengamati pelaksanaan hukum di masyarakat apakah telah dijalankan sesuai apa yang dimuat dalam Undang-Undang. Metode yang dipakai dalam pengumpulan data adalah metode wawancara dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, hakim Pengadilan Negeri Painan menjatuhkan sanksi pidana dengan menjadikan memperbaiki kepribadian si pelaku dan menjaga keharmonisan perkawinan sebagai pertimbangan utama karena sanksi pidana yang dijatuhkan hakim akan memberi dampak bagi hubungan perkawinan antara korban dan pelaku. Diharapkan vonis yang dijatuhkan hakim dalam perkara tindak pidana KDRT ini memenuhi rasa keadilan yang diharapkan oleh semua pihak dan menyelesaikan masalah yang ada tanpa menimbulkan masalah baru.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Unit atau Lembaga: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Haryoshi Utami
Date Deposited: 12 May 2011 07:17
Last Modified: 04 Oct 2011 07:22
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/10482

Actions (login required)

View Item View Item