Repository Universitas Andalas

Tradisi Balimau Patang di Nagari Limau Lunggo Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok (Analisis Teori Fungsional R. William Bascom)

Nofrizon, Riki (2008) Tradisi Balimau Patang di Nagari Limau Lunggo Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok (Analisis Teori Fungsional R. William Bascom). Other thesis, Fakultas Sastra.

[img]
Preview
PDF (Tradisi Balimau Patang di Nagari Limau Lunggo Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok (Analisis Teori Fungsional R. William Bascom)) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (396Kb) | Preview

Abstract

Balimau Patang adalah sebuah tradisi yang istimewa bagi masyarakat Nagari Limau Lunggo untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Tradisi Balimau Patang dilaksanakan sehari menjelang masuknya bulan puasa atau akhir bulan Sya'ban. Tradisi ini selain sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa juga merupakan simbol penyucian diri. Dalam tradisi ini ada beberapa unsur-unsur yang dijadikan persayaratan diantaranya ; ramuan limau, carano dan siriah. Bagi masyarakat Nagari Limau Lunggo mandi dengan mengunakan limau hanyalah simbol. Masyarakat hanya mengoleskan air limau ke kepala atau ke muka. Dalam Tradisi Balimau Patang masyarakat tidak mengadakan mandi- mandi ke tempat-tempat pemandian seperti danau, lubuk-lubuk atau sungai- sungai. Masyarakat Nagari Limau Lunggo mengadakan Tradisi Balimau Patang di depan kantor wali nagari (balai nagari), dengan mengumpulkan kehadiran seluruh masyarakat Nagari Limau Lunggo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitataif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, perekaman, wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan cara mendeskripsikan Tradisi Balimau Patang dan menjelaskan fungsinya bagi masyarakat Nagari Limau Lunggo. Penelitian ini menggunakan teori fungsi yang dikemukakan oleh R. Wiliam Bascom. Tradisi balimau patang sebagai khasanah sosio-kultural Minangkabau, khususnya bagi masyarakat Nagari Limau Lunggo salah satu bentuk tradisi yang penting dipelihara. Dengan kata lain, tradisi ini masih relevan untuk hadir di tengah kehidupan masyarakat dan budaya Minangkabau yang terus mengalami perubahan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Unit atau Lembaga: Fakultas Sastra > Sastra Minangkabau
Depositing User: Haryoshi Utami
Date Deposited: 19 Apr 2011 09:31
Last Modified: 06 Oct 2011 03:51
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/10865

Actions (login required)

View Item View Item