Repository Universitas Andalas

SISTEM PEMILIHAN UMUM YANG RELEVAN BAGI INDONESIA DI ERA REFORMASI

Yulfi, Riza (2008) SISTEM PEMILIHAN UMUM YANG RELEVAN BAGI INDONESIA DI ERA REFORMASI. Other thesis, Fakultas Hukum..

[img]
Preview
PDF (SISTEM PEMILIHAN UMUM YANG RELEVAN BAGI INDONESIA DI ERA REFORMASI) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (301Kb) | Preview

Abstract

Pemilihan Umum dalam sebuah negara dernokrasi atau yang ingin disebut sebagai negara demokrasi, merupakan peristiwa politik yang amat penting. Dan Indonesia, tak luput dari fenomena tersebut. Secara universal pemilihan umum adalah lembaga sekaligus praktik politik yang memungkinkan terbentuknya sebuah pemerintahan perwakilan (representative government), yang merupakan gambaran ideal dan maksimal bagi suatu pemerintahan demokrasi di zaman modern. Untuk melaksanakan suatu proses pemilihan umum yang baik, juga tidak dapat diabaikan bentuk sistem pemilihan umum yang akan diterapkan. secara mekanis, kila mengenal dua kategori sistem pemilu, yaitu sistem distrik dan sistem proporsional. Masing-masing sistem jelas akan memberikan konsekwensi sendiri-sendiri, baik yang bersifat positif (kebaikannya) maupun negatif (kelemahannya). Dalam pada itu muncul pertanyaan, sistem manakah yang relevan untuk diterapkan di Indonesia di Era Reformasi ini ? Berdasarkan alasan inilah penulis mengadakan penelitian dan menuangkannya dalam bentuk skripsi. Penelitian yang dilakukan difokuskan pada pengkajian secara menyeluruh terhadap kedua sistem pemilu guna mendapatkan gambaran sistem pemilu yang terbaik bagi Indonesia ke depan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan yuridis narmatif yang didasarkan pada literatur-literatur kepustakaan serta sumber lain dan selanjutnya diolah dengan menggunakan analisa kualitatif. Akhirnya diperoleh gambaran bahwa sistem proporsional yang kita pakai selama ini ternyata mempunyai banyak kelemahan dan sering terjadi penyimpangan te.rhadap prinsip-prinsip dasar sistem proporsional itu sendiri. Di samping itu sistem ini tidak mampu melahirkan tokoh yang mengakar dan mencerminkan rakyat yang ia wakili. Maka sistem distrik dianggap merupakan alternatif yang paling tepat dipakai dalam pemilu Indonesia ke depan. Karena di samping mendukung terwujudnya cita-cita otonomi daerah dan stabilitas politik nasional yang kokoh, sistem ini juga menjamin akuntabilitas wakil rakyat. Walaupun pelaksanaannya bisa jadi ditempuh melalui fase atau tahapan tertentu, dimaksudkan guna mengimbangi dengan perkembangan tingkat pendidikan politik masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Unit atau Lembaga: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: KREATIF zulka hendri
Date Deposited: 15 Apr 2011 07:55
Last Modified: 04 Oct 2011 07:14
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/11297

Actions (login required)

View Item View Item