Repository Universitas Andalas

RESPON PENAMBAHAN ZAT ANTI STRES ASA (AcetylsalicyLic Acid), VITAMIN C SERTA PROTEIN DALAM RANSUM BERBEDA TERHADAP PERFORMA PUYUH (Coturnix coturnix-japonica) PERIODE LAYER YANG DIPELIHARA DI DAERAH DATARAN RENDAH KOTA PADANG

Yuriski, Hendra (2008) RESPON PENAMBAHAN ZAT ANTI STRES ASA (AcetylsalicyLic Acid), VITAMIN C SERTA PROTEIN DALAM RANSUM BERBEDA TERHADAP PERFORMA PUYUH (Coturnix coturnix-japonica) PERIODE LAYER YANG DIPELIHARA DI DAERAH DATARAN RENDAH KOTA PADANG. Other thesis, Fakultas Peternakan.

[img]
Preview
PDF (RESPON PENAMBAHAN ZAT ANTI STRES ASA (AcetylsalicyLic Acid), VITAMIN C SERTA PROTEIN DALAM RANSUM BERBEDA TERHADAP PERFORMA PUYUH (Coturnix coturnix-japonica) PERIODE LAYER YANG DIPELIHARA DI DAERAH DATARAN RENDAH KOTA PADANG) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (705Kb) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji hipotesis penambahan zat anti stres ASA (Acetylsalicylic Acid), vitamin C serta protein dalam ransum berbeda terhadap performa puyuh (Coturnix coturnix-japonica) periode layer yang dipelihara di daerah dataran rendah kota Padang. Penelitian ini menggunakan 240 ekor puyuh dengan umur yang seragam yaitu 6 minggu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 3x2x2 dengan 2 ulangan. Dimana faktor A merupakan jenis penambahan ASA (A1) sebesar l25mg/l, (A2) sebesar 25 mg/l, (A3) sebesar 37,5 mg/l, faktor B merupakan jenis penambahan vitamin C, (B1) sebesar 25 mg/l, (B2) sebesar 50 mg/l, faktor C merupakan jenis penambahan protein, (C1) protein 20% dengan energi metabolisme 2600 kkal/kg danv (C2) protein 26% dengan energi metabolisme 3000 kkal/kg. Peubah yang diamati adalah konsumsi ransum (gram/ekor), hen day (%), hen house (%), massa telur (g/ekor/hari) dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan protein dalam ransum memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap massa telur dan konversi ransum, sedangkan memberikan pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap produksi hen day dan hen house. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa penambahan ASA dan vitamin C tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, massa telur dan konversi ransum. Pemberian protein dalam ransum berbeda mempengaruhi terhadap produksi telur, massa telur dan konversi ransum. Perlakuan yang memberikan pengaruh pada C2. Rataan produksi telur (53,03 %), massa telur (5,42 g/ekor/hari) dan konversi ransum (4,29).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Unit atau Lembaga: Fakultas Perternakan > Produksi Ternak
Depositing User: Haryoshi Utami
Date Deposited: 07 Jun 2011 02:45
Last Modified: 12 Oct 2011 03:13
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/14431

Actions (login required)

View Item View Item