Repository Universitas Andalas

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INDIKASI GEOGRAFIS TENUN ANTIK PANDAI SIKEK KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR

Hadi, Irfan Surya (2008) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INDIKASI GEOGRAFIS TENUN ANTIK PANDAI SIKEK KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR. Other thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Preview
PDF (PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INDIKASI GEOGRAFIS TENUN ANTIK PANDAI SIKEK KECAMATAN X KOTO KABUPATEN TANAH DATAR) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (475Kb) | Preview

Abstract

Di dalam undang-undang No 15 Tahun 2001 tentang Merek Pasal 56 sampai dengan Pasal 60 mengatur tentang Indikasi Geografis dan Indikasi Asal serta bagaimana perlindungannya. Kemudian' secara lebih lanjut, Indikasi Geografis ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No 51 Tahun 2007 tentang Indikasi Geografis. Indikasi geografis merupakan suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari faktor tersebut memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan. Maraknya pencurian produk Indikasi Geografis oleh bangsa lain menyebabkan meningkatnya upaya perlindungan hukum terhadap produk ini, baik yang dilalcukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah di tingkat daerah. Tenun Antik Pandai Sikek yang dapat diindikasikan sebagai Indikasi Geografis juga membutuhkan suatu perlindungan hukum. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap Indikasi Geografis Tenun Antik Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar Sehingga kemudian dapat diketahui bagaimana upaya perlindungan hukum yang dilakukan beserta bagaimana kendala yang ditemukan dan bagaimana upaya mengatasi kendala-kendala tersebut, Penelitian ini bersifat yuridis sosiologis, dimana pokok bahasan dititikberatkan kepada Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku yang kemudian dibandingkan dengan bagaimana pelaksanaannya di lapangam. Bagaimana pelaksanaan di lapangan ini didapat berdasarkan deta hasil wawancara dengan pihak terkait serta studi dari dokumen-dokumen yang ada. Hasil penelitian ini adalah temyata belum ada perlindungan hukum apapun yang dilakukan terhadap Tenun Antik Pandai Sikek ini. Pemerintah Nagari pernah mendaftarkan berupa merek ooPandai Sikek" ke Dirjen HAKI, namun belum keluar sampai saat sekarang ini. Tenun antik Pandai Sikek dapat diidentifikasikan sebagai suatu Indikasi geografis karena produk ini memiliki suatu kekhususan tertentu yang membedakan dengan produk sejenis lainnya. Maka berdasarkan hal tersebut, sudah seharusnyalah dilakukan perlindungan hukum berdasarkan tndikasi Geografis terhadap produk ini. Belum adanya upaya perlindungan hukum ini disebabkan oleh faklor manusianya sendiri serta faktor piranti hukumnya. Di sini selain kurangnya paham masyarakat serta pemerintah nagari tetempat tetang Indikasi Geografis, juga ternyata tidak adanya piranti hukum yang mengatur tentang ini.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Unit atau Lembaga: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: girl 123 456
Date Deposited: 08 Jun 2011 02:59
Last Modified: 04 Oct 2011 03:27
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/14466

Actions (login required)

View Item View Item