Repository Universitas Andalas

Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi NAA (Naphthaleneacetic acid) pada Tahap Pertumbuhan Tanaman yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Gandum (Triticum aestivum L) di Sukarami, Solok

Dharma, Vivi (2014) Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi NAA (Naphthaleneacetic acid) pada Tahap Pertumbuhan Tanaman yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Gandum (Triticum aestivum L) di Sukarami, Solok. Other thesis, ANDALAS UNIVERSITY.

[img]
Preview
PDF
Download (105Kb) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
PDF
Download (226Kb) | Preview

Abstract

Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi NAA (Naphthaleneacetic acid) pada Tahap Pertumbuhan Tanaman yang berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Gandum (Triticum aestivum L) di Sukarami, Solok Abstrak Penelitian ini tentang pengaruh pemberian berbagai konsentrasi NAA (Naphthaleneacetic Acid) pada tahap pertumbuhan tanaman yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum (Triticum aestivum L) di Sukarami, Solok yang telah dilaksanakan di Sukarami Kabupaten Solok dimulai dari bulan September 2012 sampai Januari 2013. Tujuan penelitian ini adalah 1).Untuk mendapatkan interaksi zat pengatur tumbuh NAA dengan tahap pertumbuhan tanaman yang berbeda. 2). Untuk mendapatkan konsentrasi NAA terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman gandum. 3) Untuk mendapatkan tahap pertumbuhan tanaman yang terbaik untuk pemberian NAA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial 4 x 3 dengan tiga kelompok. Perlakuan merupakan kombinasi lengkap (12 ) dua faktor yaitu faktor pertama konsentrasi pemberian NAA terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ppm, 15 ppm, 20 ppm dan 25 ppm serta faktor kedua pemberian NAA pada tahap pertumbuhan 3 taraf yaitu tahap pembentukan anakan (G1), tahap pembentukan malai (G2) dan tahap inisiasi biji (G3) Peubah pengamatan meliputi indeks luas daun rata-rata (ILD), laju asimilasi bersih rata-rata (LAB), laju tumbuh tanaman rata-rata (LTT), kandungan klorofil daun tanaman gandum, tinggi tanaman gandum (cm), jumlah anakan per rumpun (batang), jumlah anakan produktif per rumpun (batang), panjang malai (cm) , jumlah spikelet per malai (buah), jumlah bulir bernas per rumpun (buah), jumlah total bulir per rumpun (buah), bobot kering biji bernas per rumpun (g), bobot 1000 bulir (g), berat akar setelah per rumpun ( gram), hasil tanaman per hektar (ton). Hasil penelitian ini didapatkan terdapat interaksi antara konsentrasi pemberian zat pengatur tumbuh NAA pada tahap pertumbuhan tanaman yang berbeda yaitu pada jumlah bulir per rumpun dan hasil tanaman per hektar. Pemberian konsentrasi NAA 20 ppm memberikan nilai yang lebih baik terhadap indeks luas daun, laju tumbuh tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah bulir per rumpun, jumlah bernas per rumpun, berat biji bernas per rumpun dan hasil tanaman gandum per hektar yaitu dengan nilai 0,87 ton per hektar. Waktu pemberian NAA yang memberikan hasil lebih baik yaitu pada tahap pembentukan malai (G2) dilihat dari indeks luas daun, laju tumbuh tanaman jumlah bulir per rumpun, berat biji bernas dan jumlah bulir bernas per rumpun. Kata kunci : NAA (Naphthaleneacetic acid), konsentrasi, pertumbuhan tanaman

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Unit atau Lembaga: UNSPECIFIED
Depositing User: Mona M Chandra
Date Deposited: 29 Jan 2015 00:42
Last Modified: 29 Jan 2015 00:42
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/21623

Actions (login required)

View Item View Item