Repository Universitas Andalas

Karakteristik Rumahtangga Miskin Menurut Tingkat Kemiskinan di Kota Padang Panjang

Rini Salmirawati, Rini Salmirawati (2008) Karakteristik Rumahtangga Miskin Menurut Tingkat Kemiskinan di Kota Padang Panjang. Masters thesis, PACA SARJANA.

[img] PDF (Karakteristik Rumahtangga Miskin Menurut Tingkat Kemiskinan di Kota Padang Panjang) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (684Kb)

Abstract

Selama tiga puluh tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah melaksanakan berbagai program dan kebijakan penanggulangan kemiskinan, baik melalui pendekatan sektoral, regional, kelembagaan maupun kebijakan khusus. Upaya tersebut antara lain lnpres Desa Tertinggal (IDT), Jaring Pengaman Sosial (JPS), Operasi Pasar Khusus (OPK), Program Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Pengembangan Kecamatan (PPK), Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP), dan RASKIN. Namun kebijakan dan program pengentasan kemiskinan tersebut belum dapat menanggulangi masalah kemiskinan secara optimal. Kenyataan ini mengindikasikan bahwa upaya dan kebijakan yang diambil selama ini belum menyentuh akar permasalahan yang menjadi faktor penyebab kemiskinan dalam masyarakat. Fenomena ini sangat ironis mengingat setiap tahun program kemiskinan telah dilaksanakan dengan jumlah anggaran yang cukup besar. Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang terkait dengan berbagai dimensi sosial, ekonomi, buday4 politik serta dimensi waktu dan ruang, sehingga dalam menetapkan strategi maupun kebijakan penanggulangan kemiskinan perlu diketahui terlebih dahulu karakteristik rumahtangga miskin Kota Padang Panjang merupakan kota terkecil di Propinsi Sumatera Barat dengan luas wilayah 23lrrn2 (O,ASyo dari luas Propinsi Sumatera Barat) serta penduduk berjumlah 50.197 jiwa. Penduduk miskin Kota Padang Panjang berjumlah 2000 jiwa (4,86%). Namun pada tahun 2006 angka ini mengalami peningkatan menjadi 8,610/o pada tahun 2006 dan menurun pada tahun 2007 menjadi 6,550A. Dengan kondisi luas wilayah yang kecil dan penduduk yang relatif sedikit ini semestinya kemiskinan dapat dientaskan melalui kebijakan dan program pemerintah. Berapa kebijakan dan program pengentasan kemiskinan telah dilaksanakan di Kota Padang Panjang, baik melalui program pemerintah pusat, pemerintah propinsi, maupun pemerintah Kota Padang Paqiang sendiri. Kebijakan dan program tersebut diberikan dengan asumsi bahwa masyarakat miskin adalah homogen, sehingga kebijakan untuk semua penduduk miskin adalah sama tanpa membedakan karakteristik serta tingkat kemiskinan dari rumahtangga miskin tersebut. Dengan demikian kebijakan dan program yang telah dilaksanakan tidak memberikan dampak terhadap pengentasan kemiskinan yang signifikan. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik sosial dan ekonomi rumahtangga miskin menurut tingkat kemiskinan di Kota Padang Paqiang. Metode analisis yang digunakan adalah metoda deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik rumahtangga miskin berbeda-beda menurut tingkat kemiskinan. Perbedaan karakteristik tersebut juga menimbulkan persoalan yang berbeda-beda pula. I{asil dari keseluruhan penelitian ini adalah strategi dan kebijakan dalam pengentasan kemiskinan di Kota Padang Panjang harus menurut tingkat kemiskinan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Unit atau Lembaga: UNSPECIFIED
Depositing User: KREATIF zulka hendri
Date Deposited: 15 Nov 2010 12:55
Last Modified: 15 Nov 2010 12:55
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/5632

Actions (login required)

View Item View Item