Repository Universitas Andalas

INTRODUKSI RIZOBAKTERIA ENDOFITIK INDIGENUS DAN PENGGUNAAN MULSA PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) UNTUK MENEKAN PERKEMBANGAN PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI (Xanthomonas axonopodis pv. allii)

Osra, Yona Edri Cayani (2009) INTRODUKSI RIZOBAKTERIA ENDOFITIK INDIGENUS DAN PENGGUNAAN MULSA PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) UNTUK MENEKAN PERKEMBANGAN PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI (Xanthomonas axonopodis pv. allii). Other thesis, Fakultas Pertanian.

[img] PDF (INTRODUKSI RIZOBAKTERIA ENDOFITIK INDIGENUS DAN PENGGUNAAN MULSA PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) UNTUK MENEKAN PERKEMBANGAN PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI (Xanthomonas axonopodis pv. allii)) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (538Kb)

Abstract

Penelitian telaH dilaksanakan di Nagari Alahan Panjang dan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang dari bulan Februari sarnpai Juni 2003. Tujuan penelitian adalatl untuk mendapatkan kombinasi terbaik antara isolat rizobakteria endofitik indigenus dengan penggunaan mulsa dalam menekan penyakit hawar daun bakteri (I{DB) dan kemampuannya memacu pertumbuhan serta meningkatkan hasil tanaman bawang merah. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Petak Terbagi (Split Ptot Design) dengan 2 fbktor dan 2 ulangan. Faktor pertama adalah penggunaan mulsa ptastit sebagai petak utama dengan dua taraf (menggunakan mulsa plastik hitam perak dan tanpa mulsa) dan faktor kedua adalah I I perlakuan yang terdiri dari l0 isolat rizobakteria endofitik indigenus (JISKTET, JTTSKTEz, JTzSKTE, JT5SHTE1, JTSHT3xE2, JBTSKTE, JBzSKTE, JBTSKTE, JaymanlEl, wiyonolE3) dan kontrol. Peubah yang dianati adalah perkembangan penyakit HDB (masu iokob*i penyakit IIDB, persentase rumpun terserang Xaa, intensitas daun terserang Xaa, persentase daun terserang xaa, persentase anakan dan umbi terserang xoo), F *- bawang merah (saat muncul tunas, tinggl tanaman, jumlah du.nt, jumlah batang jumlah umbi, berat basah umbi dan uerat umui kering p;en). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi intoduksi isolat JTTSKTEz pada benih bawang merah yang ditanam menggunakan mtrlsa dapat menekan perkembangan penyakit IIDB (60,52 % pada anakan tanaman bawang merah). Kombinasi introduksi isolat JTTSKTEz, JTzSKTE, JaymanlEl dan wiyonirEr pda benih bawang meratr yang ditanam menggrmakan *otsa lebih mampu memacu pertumbuhan tanarnqr_dan hasil bawang merah. JTTsKTEz (g4,g7 % pd;berar umbi kering panen), JTzSKTE (59,56 % pada berat umbi kering panen), Jiymanfil (46,gg % padajumlah anakan), wiyonolE3 ( 5o o/o pada jumlah *.u*ulr1. HLya satu isolat ylmg mampu menekan perkembangan penyakit HDB dan meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang meratr yaitu JT1SKTE2.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Unit atau Lembaga: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: girl 123 456
Date Deposited: 24 Nov 2010 05:24
Last Modified: 24 Nov 2010 05:24
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/5994

Actions (login required)

View Item View Item