Repository Universitas Andalas

PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN MODA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EFEK KETIDAKLINIERAN NILAI ATRIBUT UNTUK MENINGKATKAN AKURASI MODEL

PURNAWAN, PURNAWAN and YOSRITZAL, YOSRITZAL (2009) PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN MODA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EFEK KETIDAKLINIERAN NILAI ATRIBUT UNTUK MENINGKATKAN AKURASI MODEL. Working Paper. Fakultas Teknik. (Unpublished)

[img] Microsoft Word (PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN MODA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EFEK KETIDAKLINIERAN NILAI ATRIBUT UNTUK MENINGKATKAN AKURASI MODEL) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (128Kb)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pemilihan moda dengan mempertimbangkan apa yang disebut oleh Toner sebagai “efek ketidaklinieran” (non-linierities effect) nilai atribut. Ada dugaan hal ini terjadi karena batas nilai aribut yang dihipotesakan terlalu dekat, sehingga pengaruhnya tidak terlalu signifikan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, penelitian ini mencoba mempertimbangkan efek ketidak linieran tersebut untuk perjalanan dengan range yang cukup signifikan perbedaannya. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari perilaku pemilihan moda dengan memvariasikan berbagai jenis moda dan rute perjalanan. Kemudian melakukan pengembangan alternatif model dengan mempertimbangkan efek ketidaklinieran nilai atribut antara lain melalui penggunaan persentase perubahan nilai atribut sebagai nilai atribut model, penggunaan model non-linier. Metode ‘stated preference’ digunakan untuk mengidentifikasi perilaku pemilih moda. Tiga jenis moda dan tiga rute perjalanan dipilih dalam membuat model utilitas pemilihan moda. Ketiga jenis moda tersebut adalah kendaraan pribadi, bus dan travel. Survai dilakukan di kota Padang dengan melakukan interview di rumah, ruang tunggu travel dan tempat pemberhentian bus. Jumlah responden yang telah diintervew sebanyak 480 orang. Data hasil interview ini digunakan untuk pembuatan dan validasi model. Dari hasil pemodelan ditunjukkan bahwa model terbaik diperoleh dengan menggunakan 3 parameter sebagai atribut model. Parameter tersebut adalah biaya perjalanan (X1), waktu tunggu (X2) dan waktu tempuh (X3). Nilai koefisien determinasi dari model terpilih berkisar antara 0.054 – 0.50. Koefisien determinasi yang tinggi diperoleh pada model pemilihan moda antara kendaraan pribadi dan travel dengan menggunakan metode selisih atribut bebas. Hasil validasi yang dilakukan dengan metode Z-test menunjukkan bahwa model cukup akurat. Hanya saja output model belum dapat mencapai pola sebagaimana data lapangan. Key word : model pemilihan moda, utilitas, ‘stated preference’

Item Type: Monograph (Working Paper)
Subjects: T Technology > TH Building construction
Unit atau Lembaga: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: SSi diana zulyetti
Date Deposited: 24 May 2010 05:40
Last Modified: 24 May 2010 05:40
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/627

Actions (login required)

View Item View Item