Repository Universitas Andalas

PERAN BANTUAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM PROSES PERSIDANGAN ANAK ( STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI IA PADANG)

Yusareka, Erlin (2008) PERAN BANTUAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM PROSES PERSIDANGAN ANAK ( STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI IA PADANG). Other thesis, Fakultas Hukum..

[img]
Preview
PDF ( PERAN BANTUAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM PROSES PERSIDANGAN ANAK ( STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI IA PADANG) ) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (548Kb) | Preview

Abstract

Anak adalah bagian dari generasi muda sebagai salah satu sumber daya manusia yang merupakan potensi dan penerus cita-aita perjuangan bangsa, yang memiliki peranan strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus, memerlukan pembinaan dan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik mental dan sosial, yang didalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagei manusia. Untuk melaksanakan pembinaan dan memberikan perlindungan terhadap anak diperlukan dukungan baik yang menyangkut kelembagaan maupun perangkat hukum yang lebih mantap dan memadai. Oleh karena itu, terhadap anak yang melakukan tindak pidana ataupun korban, diperlukan pengadilan anak secara khusus dan perlindungan hukum secara khusus pula. Akan tetapi, pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak belum tercapai secara optimal dan masih banyak terjadi penyimpangan yang terjadi. Penyimpangan- penyimpangan ini terjadi sejak awal proses penangkapan dan introgasi di kepolisian hingga sampai pada tahap penunutan di kejaksaan. Namun penulis lebih memfokuskan pada tingkat pengadilan saja. Untuk skripsi ini penulis membahas peran bantuan hukum terhadap anak baik yang terlibat tindak pidana ataupun sebagai pelaku dalam proses peradilan pidana dan khususnya di pengadilan. Penelitian bertujuan mendapat jawaban atas peran-peran bantuan hukum terhadap anak secara umum yaitu anak sebagai pelaku tindak pidana dan korban tindak pidana. Penelitian ini bersifat yuridis sosiologis yaitu penelitian hukum dengan melihat norma hukum yang berlaku dan menghubungkannya dengan kenyataan atau pelaksanaannya yang mana menggunakan metode deskriptif yang menggambarkan secara lengkap mengenai suatu keadaan sehingga dihasilkan suatu pembahasen dengan tujuan akhir yaitu keadilan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan maka dapat disimpulkan bahwa; l.Sebab-sebab anak melakukan tindak pidana adalah adanya pengaruh faktor lingkungan, dampak negatif perkembangan globalisasi serta kurangnya pemahaman tentang hukum yang menyebabkan anak melakukan tindak pidana, 2. Pelaksanaan bantuan hukum dalam proses persidangan anak yang masih kurang dan belum optimal dijalankan yang sesuai dengan pasal 5l Undang-undang No.3 Tahun 1997,3. Faktor- faktor penyebab tidak terlaksananya peran bantuan hukum dikarenakan tidak kemengertian para tersangka/terdakwa maupun orang tua/wali mengenai prosedur bantuan hukum dan masih berkembangnya paradigma dikalangan masyarakat bahwa jasa bantuan hukum membutuhkan biaya yang besar serta adanya penyimpangan terhadap prosedur pemeriksaan dikepolisian serta Undang-undang sehingga bantuan hukum tidak terlaksana secara optimal kepada tersangka ataupun terdakwa anak.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Unit atau Lembaga: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: KREATIF zulka hendri
Date Deposited: 01 Apr 2011 08:00
Last Modified: 12 Oct 2011 03:10
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/9844

Actions (login required)

View Item View Item