Repository Universitas Andalas

SELEKSI ISOLAT Bacillus subtilis INDIGENUS UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT KANKER BAKTERI (Clavibacter michiganensis subsp. michiganensis) PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum)

Pratiwi, Elsa (2009) SELEKSI ISOLAT Bacillus subtilis INDIGENUS UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT KANKER BAKTERI (Clavibacter michiganensis subsp. michiganensis) PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum). Other thesis, Fakultas Pertanian.

[img] PDF (SELEKSI ISOLAT Bacillus subtilis INDIGENUS UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT KANKER BAKTERI (Clavibacter michiganensis subsp. michiganensis) PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum)) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (593Kb)

Abstract

Penelitian tentang Seleksi Isolat Bacillus subtilis Indigenus untuk Pengendalian Penyakit Kanker Bakteri (Clavibacter michiganensis subsp. michiganensis) pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum) dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan HPT dan Rumah Setengah Bayang Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang, penelitian dilakukan dari bulan September sampai Desember 2008. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan isolat Bacillus subtilis (Bs) indigenus yang mampu mengendalikan Clavibacter michiganensis subsp. michiganensis (Cmm) penyebab kanker bakteri dan memacu pertumbuhan tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 11 perlakuan dan 12 ulangan pada persemaian dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 11 perlakuan dan 5 ulangan pada penanaman dalam polibag di Rumah Setengah Bayang. Perlakuan adalah isolat Bs yang berasal dari rizosfer tanaman tomat sehat dari beberapa sentra produksi tomat Sumatera Barat, yaitu Solok (Slk 1, Slk 2, Slk 3), Agam (Ag 1, Ag2, Ag 3), dan Tanah Datar (TD I, TD 2, TD 3) yang diintroduksikan pada benih tomat. Data hasil penelitian dianalisis secara sidik ragam dan dilanjutkan dengan Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 %. Parameter yang diamati adalah saat munculnya gejala pertama persentase tanaman terserang, persentase daun terserang, persentase cabang layu, persentase bibit tumbuh, persentase bibit sehat, tinggi bibit, berat basah dan berat kering bibit, dan tinggi tanaman. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa isolat Bs mempunyai kemampuan yang berbeda dalam mengendalikan penyakit kanker bakteri yang disebabkan oleh Cmm.Isolat Bs dari Kabupaten Tanah Datar (TD 3) memperlihatkan kemampuan paling tinggi dalam menekan perkembangan penyakit kanker bakteri yaitu 29,26 %. Sementara isolat B. subtilis dari Kabupaten Agam (Ag 1) memperlihatkan kemampuan paling tinggi dalam memacu pertumbuhan tanaman tomat yaitu 35,48%.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Unit atau Lembaga: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: mharri novendra
Date Deposited: 23 Nov 2010 10:09
Last Modified: 23 Nov 2010 10:09
URI: http://repository.unand.ac.id/id/eprint/5915

Actions (login required)

View Item View Item